Senin, 04 April 2011

"Mulailah Dari Yang Dasar"

         Dalam pembuatan peta dasar, pertama-tama yang harus diperhatikan adalah efisiensi. Jadi metode yang dipilih haruslah dengan mempertimbangkan faktor utama tersebut yaitu efisiensi yang tentu saja disesuaikan dengan persyaratan untuk peta yang akan dibuat. Dalam pembuatan peta dasar, perhatian haruslah pula dicurahkan pada cara-cara melakukan penggambaran seperti penintaan manskrip, pengkalkiran, penulisan, penempelan dan lain-lain. Dalam hal ini penintaan dan pengkalkiran dilakukan tanpa menggunakan cara-cara stempel atau cetakan,.
Ketelitian peta mencakup kesalahan-kesalahan akibat serangkaian pengukuran, kesalahan plotting data pengukuran, kesalahan yang umumnya terjadi pada saat penggambaran simbol-simbol dan lain-lain. Mengingat kesalahan-kesalahan yang disebabkan pengukuran dan plotting telah diuraikan, maka dibawah ini memberikan uraian kesalahan yang terjadi pada saat penggambaran peta. Kesalahan yang disebabkan oleh alat-alat penggambaran seperti ketebalan pensil, kesalahan pada penyimpangan penempatan mistar pengaris dan lain-lain sedapat mungkin disesuaikan agar besarnya tidak melebihi 0,2 mm,.
Supaya kita dapat melakukan pengukuran dengan lebih mudah kita harus mengambil gari yang lurus yang memotong suatu gambaran kualikatif dan kuantitatif mengenai keadaan lapangan (areal hutan) merupakan instrument pembantu yang sangat penting dalam merencanakan pembukaan wilayah hutan, merencanakan alat atau mesin yang akan dipakai dan memperkirakan kesulitan/masalah yang akan dihadapi . Di dalam klasifikasi lapangan dari segi kehutanan dikenal suatu sistem kelas lapangan yang berlaku umum, yang tidak tergantung dari alat pemanenan hasil hutan,.
Pada hakikatnya, permukaan bumi bukanlah merupakan bidang datar, akan tetapi berbentuk elips yang mendekati bentuk sporis, yaitu bidang sporis yang terbentuk akibat perputaran bumi mengelilingi sumbunya. Sehubungan dengan bentuk kulit bumi yang demikian itu, maka telah ditetapkan salah satu karakteristik tertentu untuk permukaan bumi tersebut yaitu perpotongan anatara permukaan bumi dengan bidang datar yang melalui sumbu bumi disebut meridian atau garis bujur. Skala dalam pembuatan peta adalah besarnya reduksi yang diambil untuk peta yang dibuat terhadap areal permukaan bumi yang sesungguhnya, yaitu perbandingan jarak antara dua buah titik pada peta terhadap jarak antara kedua titik tersebut pada keadaan yang sebenarnya. Skala umumnya dinyatakan dalam bentuk angka 1 yang dibagi dengan angka tertentu dibelakang yang merupakan bilangan dengan angka 1 sebagai pembilang,.
Peta 1 : 25000 dapat dianggap sebagai peta terkecil yang berguna bagi perencanaan pembangunan. Peta dengan skala tersebut cukup menyenangkan untuk digunakan sebagai dasar. Penting kiranya memperhatikan perbedaan antara peta dan denah . Suatu denah akan dengan cermat memberikan batasan lebar jalan, ukuran bangunan, dll. Dengan kata lain, setiap ciri dinyatakan dengan tepat menurut skala . Sebaliknya, peta hanyalah sesuatu yang mewakili , secermat apapun yang digambarkan. Sebagai contoh, jalan desa yang berliku–liku hanya cukup untuk dilalui satu mobil, berukuran hampir 1 milimeter pada peta 1 : 50000. Ukuran ini mewakili 50 meter, jauh melebihi lebar jalan sebenarnya. Rincian pada peta ini ditunjukkan sesuai dengan skala, hanya lebar jalan yang sempit yang ukurannya dibesarkan. Relief permukaan diperlihatkan dengan garis kontur pada selang vertikal 10 meter di daerah pegunungan dan selang vertikal 5 meter untuk daerah lainnya . Kisi nasional ditumpangkan pada selang 5 km.
Add caption
Pada hakikatnya besar kecilnya skala akan menentukan ketelitian gambar-gambar yang terdapat dalam peta yang bersangkutan. Pata dengan skala yang lebih besar, memungkinkan penjelasan. Penjelasan yang lebih mendetail untuk daerah yang dicakup dalam pemetaan. Sebaiknya peta dengan skala yang lebih kecil, maka peta akan memerikan penjelasan yang bersifat lebih umum dan beberapa penjelasan terpaksa harus dihilangakan, karena kondisi-kondisi plamimetris dan tofografis haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran–ukuran simbol yang cukup besar untuk dapat dibaca, akan tetapi dengan ukuran yang yang kecil dapat mencakup daerah yang lebih luas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar