Dalam pembuatan peta dasar, pertama-tama yang harus diperhatikan adalah
efisiensi. Jadi metode yang dipilih haruslah dengan mempertimbangkan
faktor utama tersebut yaitu efisiensi yang tentu saja disesuaikan dengan
persyaratan untuk peta yang akan dibuat. Dalam pembuatan peta dasar,
perhatian haruslah pula dicurahkan pada cara-cara melakukan penggambaran
seperti penintaan manskrip, pengkalkiran, penulisan, penempelan dan
lain-lain. Dalam hal ini penintaan dan pengkalkiran dilakukan tanpa
menggunakan cara-cara stempel atau cetakan,.
Ketelitian peta mencakup kesalahan-kesalahan akibat serangkaian
pengukuran, kesalahan plotting data pengukuran, kesalahan yang umumnya
terjadi pada saat penggambaran simbol-simbol dan lain-lain. Mengingat
kesalahan-kesalahan yang disebabkan pengukuran dan plotting telah
diuraikan, maka dibawah ini memberikan uraian kesalahan yang terjadi
pada saat penggambaran peta. Kesalahan yang disebabkan oleh alat-alat
penggambaran seperti ketebalan pensil, kesalahan pada penyimpangan
penempatan mistar pengaris dan lain-lain sedapat mungkin disesuaikan
agar besarnya tidak melebihi 0,2 mm,.
Supaya kita dapat melakukan pengukuran dengan lebih mudah kita harus
mengambil gari yang lurus yang memotong suatu gambaran kualikatif dan
kuantitatif mengenai keadaan lapangan (areal hutan) merupakan instrument
pembantu yang sangat penting dalam merencanakan pembukaan wilayah hutan, merencanakan alat atau mesin yang akan dipakai dan memperkirakan
kesulitan/masalah yang akan dihadapi . Di dalam klasifikasi lapangan
dari segi kehutanan dikenal suatu sistem kelas lapangan yang berlaku
umum, yang tidak tergantung dari alat pemanenan hasil hutan,.
Pada hakikatnya, permukaan bumi bukanlah merupakan bidang datar, akan
tetapi berbentuk elips yang mendekati bentuk sporis, yaitu bidang sporis
yang terbentuk akibat perputaran bumi mengelilingi sumbunya. Sehubungan
dengan bentuk kulit bumi yang demikian itu, maka telah ditetapkan salah
satu karakteristik tertentu untuk permukaan bumi tersebut yaitu
perpotongan anatara permukaan bumi dengan bidang datar yang melalui
sumbu bumi disebut meridian atau garis bujur. Skala dalam pembuatan peta
adalah besarnya reduksi yang diambil untuk peta yang dibuat terhadap
areal permukaan bumi yang sesungguhnya, yaitu perbandingan jarak antara
dua buah titik pada peta terhadap jarak antara kedua titik tersebut pada
keadaan yang sebenarnya. Skala umumnya dinyatakan dalam bentuk angka 1
yang dibagi dengan angka tertentu dibelakang yang merupakan bilangan
dengan angka 1 sebagai pembilang,.
Peta 1 : 25000 dapat dianggap sebagai peta terkecil yang berguna bagi
perencanaan pembangunan. Peta dengan skala tersebut cukup menyenangkan
untuk digunakan sebagai dasar. Penting kiranya memperhatikan perbedaan
antara peta dan denah . Suatu denah akan dengan cermat memberikan
batasan lebar jalan, ukuran bangunan, dll. Dengan
kata lain, setiap ciri dinyatakan dengan tepat menurut skala .
Sebaliknya, peta hanyalah sesuatu yang mewakili , secermat apapun yang
digambarkan. Sebagai contoh, jalan desa yang berliku–liku hanya cukup
untuk dilalui satu mobil, berukuran hampir 1 milimeter pada peta 1 :
50000. Ukuran ini mewakili 50 meter, jauh melebihi lebar jalan
sebenarnya. Rincian pada peta ini ditunjukkan sesuai dengan skala, hanya
lebar jalan yang sempit yang ukurannya dibesarkan. Relief permukaan
diperlihatkan dengan garis kontur pada selang vertikal 10 meter di
daerah pegunungan dan selang vertikal 5 meter untuk daerah lainnya .
Kisi nasional ditumpangkan pada selang 5 km.
![]() |
| Add caption |
Pada hakikatnya besar kecilnya skala akan menentukan ketelitian
gambar-gambar yang terdapat dalam peta yang bersangkutan. Pata dengan
skala yang lebih besar, memungkinkan penjelasan. Penjelasan yang lebih
mendetail untuk daerah yang dicakup dalam pemetaan. Sebaiknya peta
dengan skala yang lebih kecil, maka peta akan memerikan penjelasan yang
bersifat lebih umum dan beberapa penjelasan terpaksa harus dihilangakan,
karena kondisi-kondisi plamimetris dan tofografis haruslah dapat
dinyatakan dalam ukuran–ukuran simbol yang cukup besar untuk dapat
dibaca, akan tetapi dengan ukuran yang yang kecil dapat mencakup daerah
yang lebih luas.











